Monitoring dan Evaluasi Program Lentera Emas, Dinas Kesehatan Provinsi NTT Pantau Tumbuh Kembang Balita Bermasalah Gizi
29 October 2026 | Oleh: Admin Dinkes NTT
SUMBA TIMUR — Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi Program Lentera Emas melalui kunjungan langsung ke rumah anak asuh yang mengalami masalah gizi pada 23 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memantau tumbuh kembang anak, mengetahui kondisi terkini, serta mengevaluasi kebutuhan pendampingan dan intervensi gizi sesuai kondisi masing-masing anak.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemantauan melalui pengukuran antropometri, meliputi lingkar lengan atas (LiLA), berat badan (BB), serta tinggi badan (TB) sesuai usia anak. Pengukuran ini menjadi bagian penting untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan anak dan membantu mengidentifikasi kemungkinan masalah gizi yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi anak di lingkungan keluarga. Selain melakukan pengukuran, pemantauan dapat mencakup informasi mengenai pola makan, pemenuhan kebutuhan gizi sehari-hari, serta upaya yang telah dilakukan keluarga dalam mendukung perbaikan kondisi anak. Informasi tersebut diperlukan untuk membantu menentukan langkah pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Melalui kunjungan ini, orang tua atau pengasuh diharapkan semakin memahami pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang sesuai usia, pemantauan pertumbuhan secara rutin, serta kepatuhan terhadap arahan tenaga kesehatan. Apabila ditemukan kondisi yang memerlukan perhatian lebih lanjut, anak perlu mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai hasil penilaian tenaga kesehatan.
Monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Program Lentera Emas berjalan sesuai tujuan. Pemantauan secara langsung memungkinkan kondisi anak diketahui dengan lebih baik, sekaligus mendukung evaluasi terhadap kebutuhan intervensi dan keberlanjutan pendampingan gizi.
Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur berharap melalui Program Lentera Emas, balita bermasalah gizi dapat memperoleh perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan. Kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, dan pihak terkait menjadi bagian penting dalam mendukung perbaikan status gizi serta pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.
Oleh : Clara Shyntia Paulus Staf Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi
#DinkesNTT #LenteraEmas #MonitoringEvaluasi #BalitaBermasalahGizi #CegahStunting #AyoBangunNTT